Get Adobe Flash player

Sehubungan dengan terus berkembangnya dan berulangnya modus penipuan terhadap para pimpinan Pengadilan di berbagai wilayah dengan dalih atas perintah/permintaan atau mengatasnamakan Kepala Badan Pengawasan (Dr. H. Sunarto, SH., MH.) maka kami tegaskan bahwa hal tersebut sama sekali tidak benar dan tidak perlu ditanggapi.

KETUA MA : "Hakim bagaikan ikan di akuarium"

IMG 7012

Jakarta-Resources, Humas: "Kehadiran teknologi informasi yang mampu membuat jarak dan dunia semakin kecil maka dimanapun para hakim berada bagaikan ikan di dalam aquarium" Ungkap Ketua MA, DR.HM Hatta Ali, SH., MH dalam sambutannya pada acara Pelantikan/ Pengukuhan Kelulusan Peserta Program Pendidikan dan Pelatihan Calon Hakim Terpadu yang digelar di Ruang Kusumah Atmadja, Gedung Utama MA, pada Rabu, 12 Juni 2013 siang.

Lebih lanjut, Hatta Ali memaparkan bahwa istilah tersebut tidak berlebihan mengingat hakim, baik dalam tugas dan prilaku semua orang dapat memonitor dan mengevaluasi. Setidaknya ada tiga pengawasan terhadap hakim yaitu : Pengawaan internal yang dilakukan oleh MA atau Ketua Pengadilan Tingkat Banding setempat, Pengawasan eksternal yaitu pengawasan yang dilakukan oleh Komisi Yudisial, dan pengawasan masyarakat. Perlu digarisbawahi juga bahwa pengawasan - pengawasan tersebut tentunya dilakukan secara proporsional dam professional. Pengawasan tertinggi dari itu semua adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam kesempatan ini pula, Ketua MA berpesan kepada para hakim yang baru diwisuda untuk senantiasa membangun citra dan wibawa hakim dan badan peradilan sebagai profesi dan institusi yang terhormat dan dihormati dalam tujuannya untuk mewujudkan visi MA sebagai badan peradilan yang agung.

"Saya mengingatkan kepada para hakim untuk menjaga keharuman almamater, saya tidak ingin mendengar ada diantara para hakim ini yang tersandung dalam perjalanan meniti karier. Ada diantara para hakim sebelumnya yang terhuyung bahkan terjatuh bukan karena tersandung batu besar tetapi terpeleset karena kerikil - kerikil kecil" lanjutnya lagi.

Sementara Kepala Badan Diklat Kumdil MA, Siti Nurdjanah, SH., MH menyampaikan kebanggannya kepada generasi pertama pendidikan calon hakim dengan sistem pendidikan pelatihan terpadu calon hakim terpadu. "Perlu diketahui bahwa diklat cakim di MA saat ini mengintegrasikan pelatihan dengan proses magang secara berjenjang di 21 pengadilan tingkat pertama selama lebih dari dua tahun. Saya bangga karena Bapak dan Ibu mampu melewatinya dan saya yakin bahwa para hakim kini siap bekerja pada level standar kualitas yang ideal" tandasnya mantap.